Bersama ibuku aku berkeliling di kota teduh. Singgah disebuah rumah yang kukira sepi. Dasar iseng, kubuka pintu kamar ternyata ada om dan tante pemilik rumah. Sedikit menyesal tidak kubawakan gudeg ataupun bika kesukaanya. Mungkin lain waktu. Sungguh aneh mimpiku semalam.
Aku tulis namamu di skripsi, karena kamu memang ada dan berjasa, menjadi bagian masa laluku yang cukup seru, semoga masa depanku bisa menerimanya, bahkan menertawakannya bersama.
Komentar
Posting Komentar